Rabu, 22 Oktober 2014

PEMUTARAN VIDEO

                                          VIDEO 1 : PENGALIHAN FUNGSI HUTAN
 
                  Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang terdiri dari pepohonan heterogen dan homogen dan letaknya tersebar di berbagai daerah atau wilayah yang menjadi hak monopoli negara dalam pengelolaannya demi untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Pemanfaatan hutan harus relevan dengan apa yang telah menjadi landasan undang-undang yang berlaku. Salah satu arti dari undang-undang mengatakan bahwa hutan adalah tumbuhan pohon-pohon yang berdiameter besar yang digunakan secara besar-besaran untuk kepentingan khalayak banyak. Meskipun hal ini telah banyak direalisasikan oleh pemerintah selaku aktor dari negara namun tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat kelompok-kelompok kapitalis (pemilik modal) dengan semenah-menah mengambil kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari hutan indonesia.
              Salah satu contoh kasus adalah pembakaran dan penebangan hutan yang terjadi di provinsi kalimantan. Jika hal ini berlangsung secara terus-menerus maka akan mengakibatkan rusaknya ekosistem di daerah tersebut seperti beberapa satwa yang terancam kehilangan habitat contohnya orang utan. Oleh karna itu perlu dipahami bersama bahwa adanya pemusnahan hutan yang notabene dilakukan oleh sebuah perusahaan asing untuk dijadikan sebagai lahan perkebunan kelapa sawit atau palm oil plantation harus mendapat perhatian dari rakyat dan  pemerintah.
               Namun terdapat juga sebagian birokrasi beranggapan bahwa dengan memberikan keluwesan kepada pemilik modal asing untuk mengelola hutan yang kemudian dijadikan sebuah lahan produktif akan memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Indonesia khususnya  masyarakat daerah yang berdomisili di sekitar lahan produktif tersebut. Karena secara otomatis mereka atau warga sekitar akan mendapatkan sebuah pekerjaan yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Hal ini secara tidak langsung dapat mengurangi tingkat pengangguran di suatu wilayah.
Di lain sisi, masyarakat Indonesia harus menghilangkan sikap konsumtif terhadap produk-produk asing karna bahan baku dari pembuatan produk tersebut berasal dari minyak kelapa sawit yang ada di indonesia. Jadi kami berkesimpulan bahwa saat ini Indonesia sedang diperalat oleh kaum kapitalis (pemilik modal). Mengapa? Karena karena sebagian besar sumber daya alam yang berasal dari tanah Indonesia di kerok atau di impor ke luar negeri dengan harga yang murah kemudian perusahaan itu memproduksinya menjadi sebuah produk dengan nilai jual tinggi dan di ekspor kembali ke Indonesia. Parahnya kita tidak menyadari akan yang telah dilakukan pemilik modal asing terhadap bangsa ini.
                                VIDEO 2 :KOMUNITAS GREEN PEACE
            Harimau sumatera merupakan fauna satwa yang sangat dilindungi oleh pemerintah khususnya pemerintah sumatera dikarenakan jumlah dari harimau sumatera yang kian hari kian berkurang. Berkurangnya jumlah habitat harimau ini di latar belakangi adanya oknum-oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan demi kepentingan pribadinya. Karena harimau sumatra memiliki potensi tinggi untuk  dijadikan suatu produk yang  lebih bermanfaat bagi manusia. Salah satu produknya yang  saat ini banyak beredar di pasaran nasional maupun internasional seperti sepatu, tas, dompet dan lain-lain yang semuanya itu berasal dari bahan kulit harimau.
Di samping itu juga pemerintah daerah sumatera telah mencanangkan program  yang bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum terhadap fauna harimau sumatera. Selain itu terdapat juga kelompok-kelompok independen yang ikut berpartisipasi melindungi habitat harimau sumatera seperti komunitas green peace. Komunitas ini terdiri dari orang-orang yang mencintai alam dan segala flora dan faunanya. Mereka mendatangi suatu kawasan atau wilayah yang telah dirusak hutannya dan mencoba menyelamatkan hewan yang hampir punah tersebut.
Tindakan seperti ini harus diapresiasi oleh pemerintah dan masyarakat luas karena masih ada saja orang yang peduli terhadap lingkungannya di tengah pengrusakan alam. Apresiasi tersebut dapat berwujud bantuan atau anggaran yang disisihkan untuk kebutuhan komunitas greenpeace dan juga masyarakat luas dapat mengapresiasi dengan cara turut andil dalam melestarikan alam utamanya hutan. Jika kedua komponen ini saling bersinergi maka hal-hal yang berbau pengrusakan alam dapat teratasi. Oleh karna itu dibutuhkan keuletan dan kesabaran dalam menangani fenomena yang terjadi dengan berlandaskan hukum dan peraturan yang berlaku.
Jadi kami mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk saling bekerjasama dan sekaligus bersama-sama mengawasi, melestarikan serta melindungi sumber daya alam yang ada di indonesia. PEACE IN NATURE

PEMUTARAN FILM

FILM 1 : PENGGUSURAN PANDANG RAYA
                Sebuah kejadian yang sangat ironis ketika suatu kelompok masyarakat  yang telah tinggal di suatu  wilayah selama puluhan tahun di gusur secara paksa oleh aparat. Itulah yang terjadi di sebuah pemukiman  kecil yang kemudian dinamakan Pandang Raya. Tapi sebelum kita mengali lebih dalam tentang kasus penggusuran yang terjadi mari kita memahami arti dari penggusuran.
 PENGGUSURAN adalah pengusiran paksa baik secara langsung maupun secara tak langsung yang dilakukan pemerintah setempat terhadap penduduk yang menggunaKan sumber-daya lahan untuk keperluan hunian maupun usaha. Selanjutnya kita harus tahu dimana sebenarnya itu Pandang Raya.
PANDANG RAYA adalah pemukiman kecil yang berada di Jln. Pandang Raya V dan II Kelurahan Pandang Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Masyarakat Pandang telah menempati lahan sejak tahun 1982 berbekal sertifikat dan akta jual-beli yang sah. Karena letaknya yang strategis di pusat kota, yang dihimpit perumahan mewah, mall dan hotel berkelas menjadikannya incaran bagi investor yang ingin mendulang rupiah. Adalah Goman Wisan, seorang pengusaha kakao asal palu yang pada tahun 1998 menggugat tanah rakyat Pandang Raya. Proses panjang peradilan dan hukum yang timpang memenangkan pihak penggugat atas tanah Pandang Raya. Tiga kali upaya eksekusi pihak Goman dapat digagalkan karena perlawanan warga.
Jumat, 12 September 2014 merupakan hari yang sangat menyedihkan bagi warga Pandang Raya dimana aparat Negara berupa Brimob beserta petugas pengadilan dan preman bayaran yang selama ini juga menjadi kekuatan pemukul kebahagiaan warga oleh persekongkolan para mafia tanah datang menggusur rumahnya. Mengambil alih dari pelukannya yang selama ini erat. Pemerintah kota pun demikian cueknya tak pernah mau tahu soal nasib warganya. Jangankan membela warga, malah membiarkan kejadian ini berlangsung di depan matanya, kalau tidak ingin mengatakan Pemkot juga turut andil di dalam mendalangi penggusuran warga Pandang raya ini. Walikota beserta wakilnya tak tersentuh sedikit pun melihat linangan air mata warga pandang raya. Apalagi sang ibu yang menangis histeris dan rela membuka bajunya saking histerisnya sebagai bentuk protes atas tindakan semena-mena dari aparat dan kekejaman pemerintah Kota Makassar itu yang membiarkan aparat Brimob dan petugas pengadilan menggusur tanahnya.
Melihat adanya ketidakadilan banyak orang yang tergubris hatinya utamanya adalah mahasiswa. Mahasiswa yang dikenal dengan panggilan kaum intelektual melakukan banyak tindakan demi menyelamatkan puluhan keluarga dari penggusuran yaitu mulai dari negosiasi, demonstrasi, bahkan perlawanan terhadap aparat tetapi hasilnya tetap nihil. Penggusuran ini menyebabkan 34 KK kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tinggal di tenda posko dengan perlengkapan seadanya.
FILM 2 : REFORMASI 1998
Pada tanggal 21 mei 1998 merupakan hari yang paling bersejarah dalam perjalanan bangsa indonesia dimana hari tersebut terjadi suatu peristiwa besar yang kita kenal dengan peristiwa reformasi.  Jika kita sedikit mereview peristiwa reformasi tersebut, bukan lah hal yang mudah perjuangan yang dilakukan oleh para intelektual, baik mahasiswa, buruh, dan elemen masyarakat lainnya. Gerakan reformasi masa itu bagaikan sebuah episode film drama, karena bukan hanya terdengar tangisan kebahagiaan setelah berhasil menumbangkan rezim saat itu, juga terdengar tangis kesedihan.
Peristiwa yang diawali dengan tuntutan sebagian besar masyarakat, baik mahasiswa, LSM, dan masyarakat pada umumnya, yang menginginkan keihklasan Jenderal Besar Soeharto untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Republik Indonesia tersebut juga dibumbui dengan berbagai kerusuhan yang tidak sedikit memakan korban jiwa. Bahkan penculikan para aktivis, pemerkosaan dan pembunuhan misterius kepada etnis Tionghoa terjadi dalam reformasi 1998 yang lalu.
Gerakan untuk menurunkan presiden Jenderal Besar H. Soeharto tersebut dilakukan karena beliau dianggap tidak mampu membawa bangsa Indonesia untuk keluar dari krisis finansial yang melanda kawasan Asia Tenggara, yang termasuk didalamnya negara Indonesia. Itu dibarengi dengan adanya indikasi korupsi yang dilakukan oleh keluarga Soeharto dan kroni-kroninya.
Bukan hanya itu, alasan Soeharto dianggap melakukan pelanggaran HAM berat ketika masa peralihan dari orde lama ke orde baru pun menyeruak. Perilaku tersebut sudah dianggap kelewat batas, dan harus dilakukan dengan segera apa itu reformasi di Indonesia. Tak pelak peristiwa itu pun menambah pelanggaran HAM yang dilakukan oleh rezim Soeharto.
Pada tanggal 12 Mei 1998, mahasiswa Universitas Trisakti melakukan unjuk rasa besar disekitar kampus mereka. Dan itulah awal mula terjadinya kerusuhan pada masa reformasi, dalam tragedi tersebut empat mahasiswa Trisakti meninggal dunia karena luka tembak. Kerususuhan terjadi hampir disemua kota-kota besar Indonesia, baik Jakarta, Yogyakarta, Medan, Solo, dan kota lainnya. Pembakaran gedung-gedung dan pusat pembelanjaan, juga mewarnai kerusuhan, korban jiwa pun berjatuhan.

ARTIKEL KEMISKINAN


KEMISKINAN
Bertahun – tahun kemiskinan tak pernah tuntas , tidakkah kalian merasa prihatin dengan negara negara berkembang yang memiliki persentase kemiskinan di tingkat yang paling tinggi ?
Apa yang bisa kita lakukan untuk mereka?
beramal untuk mereka? atau mungkin hanya sekedar prihatin dan tidak melakukan apa apa?
bagaimana jika salah satu dari mereka adalah saudara anda , kekasih anda , bahkan mungking keluarga anda?
dalam artikel ini , saya akan menjelaskan tentang Kemiskinan .
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
  • Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangansehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  • Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia
Kemiskinan dunia
Deklarasi Copenhagen menjelaskan kemiskinan absolut sebagai “sebuah kondisi yang dicirikan dengan kekurangan parah kebutuhan dasar manusia, termasuk makanan, air minumyang aman, fasilitas sanitasi, kesehatan, rumah, pendidikan, dan informasi.”
Bank Dunia menggambarkan “sangat miskin” sebagai orang yang hidup dengan pendapatan kurang dari AS$1 per hari, dan “miskin” dengan pendapatan kurang dari AS$ 2 per hari. Berdasarkan standar tersebut, 21% dari penduduk dunia berada dalam keadaan “sangat miskin”, dan lebih dari setengah penduduk dunia masih disebut “miskin”, pada 2001.
Proyek Borgen menunjuk pemimpin Amerika memberikan AS$230 milyar per tahun kepada kontraktor militer, dan hanya AS$19 milyar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan Perkembangan Milenium PBB untuk mengakhiri kemiskinan parah sebelum 2025.
ADAPUN PENYEBAB KEMISKINAN :
  • Penyebab kemiskinan individual yakni kemiskinan sebagai akibat perilaku atau kemampuan dari orang tersebut . misalnya malas atau malah menunda hal yang dianggap tidak penting .
  • penyebab keluarga bukan lah masalah individu lagi , melainkan keadaan keadaan keluarga . misalnya berasal dari keluarga miskin ataupun tidak adanya kebutuhan untuk pendidikan .
  • penyebab sub-budaya / kebiasaan yang menghubungkan faktor kemiskinan disebabkan oleh kehidupan sehari-hari yang dipelajari / dijalan dalam lingkungannya .karena lingkunganya sudah seperti , orang pun secara tidak sengaja akan menjalani pola hidup yang sama . Misalnya : penduduk suatu daerah bekerja sebagai tukang bangunan . maka secara tidak disadari hal lini menular kepada penduduk yang lain .
  • Penyebabkan struktual sering menimbulkan pertanyaan , kenapa ada yang disebut struktur? ini lebih erat kaitannya dengan struktur sosial , baik dalam masyarakat maupun dalam pekerjaan . Misal : seorang pejabat yang sudah memiliki tingkatan lebih tinggi bisa diartikan lebih kaya daripada rakyat yang ada dibawahnya .
ADAPUN AKIBAT KEMISKINAN :
            Perekonomian Indonesia tentang kemiskinan memang sedang dibicarakan banyak masyarakat, Indonesia memang mayoritasnya kebanyakan kemiskinannya dibandingkan kejayaannya. Banyak sekali pengangguran dilingkungan masyarakat.
            Di Indonesia saat ini tidak banyaknya ketersediaan lapangan kerja yang mencangkup dengan banyaknya masyarakat, bayangkan saja sekarang sarjana-sarjana lulusan tinggi kebanyakan pengangguran bahkan sekalinya mereka kerja mereka hanya jadi tukang sapu jalanan saja, mereka tidak dapat mengantisipsikan keadaan dan perjuangannya selama ini, hasilnya menjadi nol besar.Akibat banyaknya pengangguran masyarakat mencari segala kebutuhan ekonominya yang tak halal, yang haram dihalalkan yaitu membunuh, merampok, dan berbuat kejahatan untuk mencari nafkah.
            Nah sekarang bagaimana agar pengangguran didunia ini berkurang dan kemiskinan pun tak melebihi melainkan mengurangi mungkin denganStrategi ke depan yaitu: Berkaitan dengan penerapan otonomi daerah sejak tahun 2001, data dan informasi kemiskinan yang ada sekarang perlu dicermati lebih lanjut, terutama terhadap manfaatnya untuk perencanaan lokal.
Strategi untuk mengatasi krisis kemiskinan tidak dapat lagi dilihat dari satu dimensi saja (pendekatan ekonomi), tetapi memerlukan diagnosa yang lengkap dan menyeluruh (sistemik) terhadap semua aspek yang menyebabkan kemiskinan secara lokal.
            Data dan informasi kemiskinan yang akurat dan tepat sasaran sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan serta pencapaian tujuan atau sasaran dari kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan, baik di tingkat nasional, tingkat kabupaten/kota, maupun di tingkat komunitas.
            Masalah utama yang muncul sehubungan dengan data mikro sekarang ini adalah, selain data tersebut belum tentu relevan untuk kondisi daerah atau komunitas, data tersebut juga hanya dapat digunakan sebagai indikator dampak dan belum mencakup indikator-indikator yang dapat menjelaskan akar penyebab kemiskinan di suatu daerah atau komunitas.
Dalam proses pengambilan keputusan diperlukan adanya indikator-indikator yang realistis yang dapat diterjemahkan ke dalam berbagai kebijakan dan program yang perlu dilaksanakan untuk penanggulangan kemiskinan. Indikator tersebut harus sensitif terhadap fenomena-fenomena kemiskinan atau kesejahteraan individu, keluarga, unit-unit sosial yang lebih besar, dan wilayah.
            Kajian secara ilmiah terhadap berbagai fenomena yang berkaitan dengan kemiskinan, seperti faktor penyebab proses terjadinya kemiskinan atau pemiskinan dan indikator-indikator dalam pemahaman gejala kemiskinan serta akibat-akibat dari kemiskinan itu sendiri, perlu dilakukan. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten/kota dengan dibantu para peneliti perlu mengembangkan sendiri sistem pemantauan kemiskinan di daerahnya, khususnya dalam era otonomi daerah sekarang. Para peneliti tersebut tidak hanya dibatasi pada disiplin ilmu ekonomi, tetapi juga disiplin ilmu sosiologi, ilmu antropologi, dan lainnya.
Dari artikel diatas , masihkah kalian tidak peduli dengan kemiskinan di Indonesia? atau bahkan didunia ?
mari teguhkan hati kita untuk rakyat miskin di dunia .
-SESUNGGUHNYA ORANG KAYA BUKANLAH YANG MEMPUNYAI BANYAK HARTA , MELAINKAN MEMILIKI HATI YANG MULIA-

Sabtu, 18 Oktober 2014

Filsafat Organisasi


Filsafat Organisasi.
Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang. Filsafat merupakan kegiatan berfikir untuk mencari kebenaran. sedangkan Organisasi  yang berasal dari kata organ (alat) dan isasi (proses). Secara kompleks saya menyimpulkan bahwa organisasi adalah berkumpulnya dua orang atau lebih yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Adanya tujuan, yang membangun spirit untuk bersama mencapai kesepakatan-kesepakatan organisasi tentang bagaimana menjalin hubungan atau relasi antar individu. Setelah Perang Dunia I, fokus dari studi organisasi bergeser kepada analisis tentang bagaimana faktor-faktor manusia dan psikologi mempengaruhi organisasi. Ini adalah transformasi yang didorong oleh penemuan tentang Dampak Hawthorne. Gerakan hubungan antar manusia ini lebih terpusat pada tim, motivasi, dan aktualisasi tujuan-tujuan individu di dalam organisasi.
Perang Dunia II menghasilkan pergeseran lebih lanjut dari bidang ini, ketika penemuan logistik besar-besaran dan penelitian operasi menyebabkan munculnya minat yang baru terhadap sistem dan pendekatan rasionalistik terhadap studi organisasi. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, bidang ini sangat dipengaruhi oleh psikologi sosial dan tekanan dalam studi akademiknya dipusatkan pada penelitian kuantitatif.
 Sejak tahun 1980-an, penjelasan-penjelasan budaya tentang organisasi dan perubahan menjadi bagian yang penting dari studi ini. Metode-metode kualitatif dalam studi ini menjadi makin diterima, dengan memanfaatkan pendekatan-pendekatan dari antropologi, psikologi dan sosiologi.
Adapun unsur organisasi atau komponen dasar organisasi adalah:
orang, seperti Pimpinan dan anggota
visi atau tujuan yang jelas
aktivitas, cara untuk mencapai tujuan tersebut
komunikasi, adanya relasi atau hubungan dalam artian konsentusi
lokasi atau sekretariat, tempat organisasi
bentuk, ada bentuk formal, nonformal
culture seperti perilaku atatu kebiasaan dalam berorganisasi
        Kader adalah orang atau kumpulan orang yang dibina oleh suatu lembaga kepengurusan dalam sebuah organisasi, baik sipil maupun militer, yang berfungsi sebagai 'pemihak' dan atau membantu tugas dan fungsi pokok organisasi tersebut . Dalam hal membantu tugas dan fungsi pokok organisasi tersebut, seorang kader dapat berasal dari luar organisasi tersebut dan biasanya merupakan simpatisan yang berasal dan bertujuan sama dengan institusi organisasi yang membinanya. Pada umumnya penggunaan kata 'kader' sangat lekat pada partai politik, namum organisasi kemasyarakatan juga mempunyai kader-kader yang membantu tugas ormas tersebut, misal: kader kesehatan; yang mana mereka bukan pegawai dinas yang melaksanakan fungsi kesehatan. Kaderisasi merupakan usaha pembentukan seorang kader secara terstruktur dalam organisasi yang biasanya mengikuti suatu silabus tertentu.
Organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu
Organisasi muncul ketika ada tujuan atau visi yang sama antar anggotanya hal ini kemudian disatukan dan organisasi diajadikan suatu wadah yang menghimpun.
Organisasi tentang bagaimana hubungan individu ke individu dan bagaimana individu mempengaruhi orang lain ketika berinteraksi.
Tujuan atau spirit organiasasi menciptakan anggota yang kemudian menghimpun diri di dalam suatu organisasi dan kemudian membuat konstitusi atau seperangkat cara kerja didalamnya.
Secara umum tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi.Untuk mencapai tujuan dalam organisasi, pelaku (orang) dalam organisasi diharapkan untuk mendesain ataupun me-manage organisasinya dengan matang agar organisasi dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, demi berjalan baiknya sebuah organisasi perlu diperhatikan beberapa prinsip organisasi seperti berikut:
Perumusan tujuan yang jelas, sebab tujuan organisasi berfungsi untuk: pedoman ke arah mana organisasi akan di bawa, landasan bagi organisasi tersebut, menentukan macam aktifitas yang akan dilakukan, menentukan program, prosedur dan beberapa hal terkait dengan koordinasi, integrasi, simplikasi, sinkronisasi dan mekanisme.
Pembagian tugas dan pekerjaan
Delegasi kekuasaan yang berarti pemimpin organisasi itu dipilih secara mufakat dan harus diikuti dengan adanya pertanggung jawaban.
Kesatuan perintah (one of command) dan tanggung jawab.
Prinsip Kepemimpinan. Dalam konteks kontemporal dari prinsip ini yang paling mengemuka ke permukaan adalah prinsip kepemimpinan yang berupa prinsip kolektif-kolegial, yaitu prinsip kebersamaan, mau mendengarkan dan menyelaraskan diri dengan nilai-nilai dari seluruh komponen organisasi, khususnya pada kepengurusan organisasi. Tingkat pengawasan, dengan diadakannya sebuah monitoring terhadap kinerja pelaku organisasi.

Prinsip dan Mekanisme Kerja Organisasi

Prinsip dan Mekanisme Kerja Organisasi

Prinsip artinya Alas, dasar, landasan.
Mekanisme artinya serangkaian cara kerja, tata dan langgam.
Max weber mendeskripsikan prinsip organisasi yakni :
1. Semua kegiatan berorientasi pada tujuan
2. Setiap keputusan harus sesuai dengan auran
3. Setiap pelaku organisasi bertanggung jawab kepada atasan
4. Keputusan dalam organisasi guna kemaslahatan
5. Pembagian kerja didasarkan pada skill masing-masing anggota.
Adapun penjabarannya antara lain :
1.Prinsip Perumusan Tujuan
Sebelum suatu organisasi/badan/lembaga,langkah hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat tujuan dibentuknya organisasi/badan.lembaga tersebut. Tujuan yang dibuat haruslah sangat jelas karena tujuan tersebut yang akan menentukan hal-hal yang harus diperbuat atau dilakukan oleh organisasi yang telah terbentuk tersebut.
2.Prinsip Pembagian Kerja
Dalam penata laksanaan kegiatan oragnisasi kita harus melakukan pembagian tugas/kerja/unit untuk menghindari kemungkinan adanya pekerjaan yang tertumpuk dan terjadinya kelalai dalam pekerjaan pada sebuah unit kerja organisasi.
3.Prinsip Pendelegasian Kekuasaan/Wewenang
Dalam menjalankan kegiatan,suatu unit harus diberi kekuasaan/ untuk melaksanakan tugas tugasnya agar dapat dimintai pertanggung jawabannya.
4.Prinsip Tingkat Pengawasan
Berjalannya suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan,harus  kita pastikan untuk selalu menjalankan dan melaksanakan sistem pengawasan, karena jika sistem pengawasan tidak ada maka tidak mungkin sebuah organisasi dapat mencapai tujuannya dengan maksimal. Maka karena itu,pembuatan organisasi harus memperhatikan aspek dari kemudahan sistem pengawasan
5.Prinsip Rentang Manajemen
Dalam suatu organisasi perlu kita perhatikan suatu efektivitas dan sebuah efisiensi dari seorang pemimpin yang dapat membawahi beberapa orang yang dibawahinya sehingga seorang pemimpin dapat melakukan tugas kepemimpinannya secara efektif,efisien dan maksimal serta dapat melakukan tugas pengawasan secara optimal.
6.Prinsip Kesatuan Perintah
Dalam menjalankan sebuah organisasi,seseorang bawahan biasanya mempunyai seorang bos atau atasan. Dari bos tersebutlah kita menerima perintah dan kepada bos tersebutlah kita memberikan laporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan pekerjaan kita.
7.Prinsip Kordinasi
Prinsip kordinasi ada usaha untuk mengarahkan seluruh kegiatan unit-unit organisasi agar tertuju pada pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Adanya pembagian tugas kepada unit unit kerja tersebut terkadang tanpa kita sadari menimbulkan kecenderungan untuk memisahkan diri dari tujuan organisasi secara keseluruhan. Untuk itu, koordinasi diperlukan agar kita terhindar dari sebuah konflik, dengan mengurangi duplikasi tugas, mengurangi pengangguran, dan memperkuat kerjasama.
Organisasi memiliki tujuan berupa kesepakatan bersama yang didasari kultur. Organisasi akan mati tanpa adanya spirit dari tiap-tiap anggotanya.
Organisasi memiliki aturan yang harus disepakati dan ditaati oleh tiap-tiap anggota organisasi.
Mekanisme kerja organisasi : Serangkaian metodologi atau perangkat dalam organisasi untuk mencapai tujuan.
Eksistensi organisasi paling penting oleh karena itu ditiap organisasi formal dibutuhkan regenerasi melalui proses kaderisasi.
Organisasi memiliki aturan atau landasan yakni:
a. AD-ART : Landasan konstitusional
b. GBHKO : Landasan Operasional.
Pedoman kaderisasi sendiri ialah aturan yang dibuat secara seksama dan disepakati oleh tiap warga atau anggota.
Kaderisasi berorientasi pada pengembangan diri.Seperti inilah hasil diskusi mengenai Prinsip dan Mekanisme Organisasi.

KE-HIMAHI-AN

KE-HIMAHI-AN
Fasilitator : Kak Michael Junanda (HI2009)
Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI)
Sebelum bernama HIMAHI, organisasi kemahasiswaan ini bernama IMAHI (Ikatan Mahasiswa Hubungan Internasional) dan telah ada sejak tahun 1983 dengan Sabri Dahlan (mahasiswa angkatan I Prog. Studi Hubungan Internasional tahun 1980) sebagai ketua. Kemudian pada prosesnya IMAHI berganti nama menjadi HIMAHI sejak tanggal 12 september 1985 dan momentum inilah yang dianggap sebagai monumen berdirinya HIMAHI dengan dirumuskannya Anggaran Dasar Organisasi ini di Jalan Arif Rate No.10 Makassar.
Setahun setelah itu pada tanggal 6 Juni 1986 dikukuhkanlah Darwis sebagai Ketua HIMAHI yang kedua, melalui suatu acara resmi di Gedung Pertemuan Ilmiah UNHAS. Pengukuhan dan pelantikan yang dilakukan oleh Pembantu Dekan III FISIP UNHAS Drs. Anwar Arifin berarti dikukuhkannya HIMAHI secara Konstitusional dan dengan status hukum yang kuat. Perkembangan yang dicapai oleh anggota HIMAHI selanjutnya tak dapat dilepaskan dari momentum ini.
Tujuan didirikannya HIMAHI ini ialah sebagai wadah untuk setiap mahasiswa hubungan Internasional dalam mengembangkan minat dan bakatnya, dan sebagaimana mahasiswa pada umumnya yang membutuhkan ruang untuk berkumpul.
HIMAHI muncul sebagai respon terhadap fenomena sosial dan kebutuhan yang didasari kesamaan.
Yang membuat suatu organisasi sendiri itu kuat adalah "Tujuan". Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional sendiri berdiri karena adanya tujuan yang melandasi adapun tujuan didirikannya HIMAHI yakni membentuk insan intelektual, mandiri, berpikir global, berjiwa patriotisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Lembaga mahasiswa ideal adalah lembaga mahasiswa yang mampu mencapai tujuannya dan ketika tujuan tercapai akan dimunculkanlah spirit-spirit baru yang membuat organisasi terus berjalan, spirit yang dimaksud ini adalah regenerasi yang di buat melalui kaderisasi. HIMAHI sendiri mengklasifikasi tujuannya melalui tiga jalan, yakni : Kaderisasi, Advokasi dan Kajian Strategis serta pewadahan minat dan bakat. Hal-hal inilah yang menjadi instrumen dalam pergerakan HIMAHI.
Semakin lama, organisasi yang tebentuk akan semakin mengkomplekskan dirinya. Begitupun dengan HIMAHI. Karena didalam berjalannya HIMAHI, terdapat perubahan-perubahan yang dilakukan dan beberapa tindakan yang diambil guna memperbarui dan memperbaiki himpunan agar kelangsungan keberdayaan mahasiswanya terus terjaga.
Dalam usianya yang ke-28, tentunya HIMAHI telah mengalami dinamisasi menuju perubahan konstruktif dan merevitalisasi peran dan fungsinya sebagai lembaga yang mewadahi seluruh aktivitas dan kreativitas mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UNHAS, dengan basis ilmiah dan profesionalisme.
Kemajemukan merupakan salah satu warna tersendiri dari HIMAHI, bahkan kemajemukan tersebut menjadi kekuatan HIMAHI yang memang berasaskan kekeluargaan. Kepentingan pribadi dan kelompok senantiasa tereduksi apabila harus berhadapan dengan kepentingan bersama.

Minggu, 12 Oktober 2014

Identitas Mahasiswa


Beberapa sifat yang harus dibangun oleh mahasiswa:

  • Berpikir Kritis: Menjadi orang pintar saja belum cukup. Agar mampu menghadapi persaingan ke depan, dibutuhkan orang yang mampu berpikir kritis. Banyak orang mengatakan bahwa salah satu ciri orang pintar adalah mampu berpikir kritis. Pengertian berpikir kritis ialah berpikir dengan konsep yang matang dan mempertanyakan segala sesuatu yang dianggap tidak tepat dengan cara yang baik. Bertanya dengan baik akan memperoleh jawaban yang baik.
  • Mandiri dan Bertanggung Jawab: Seperti mengutip ungkapan yang dilontarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, beliau menyatakan “Yang bisa membedakaan mahasiswa dan siswa adalah kedewasaan. Mereka (mahasiswa) harus memegang dua hal substansial, yakni tanggung jawab dan kemandirian.”
  • Kreatif: Ada beberapa indikator orang dapat berfikir kreatif yaitu orang yang mempunyai rasa ingin tahu, menyukai tantangan, optimis, nyaman dengan imajinasi, melihat masalah sebagai hal yang menarik, melihat masalah sebagai suatu peluang, tidak mudah menyerah, dan selalu berusaha keras.

Potensi Mahasiswa 

semua orng pasti sudah memiliki yang namanya potensi diri dalam diri mahasiswa yang terdiri dari hard skill, soft skill, dan idealisme disini saya akan menjelaskan dari ke3 diatas pontensi mahasiswa antara lain :
  1. Hard Skill: Hard skill merupakan kemampuan mahasiswa secara akademik. Contoh dari hardskill misalnya ketika kita mempunyai prestasi di bidang akademik /eksak seperti pada pelajaran kalkulus dapat nilai A, dsb.  Inilah yang akan membentuk mahasiwa yang menguasai bidangnya masing2. 
  2. Soft Skill: Soft skill adalah mengembangkan potensi secara personal atau kemauan secara umum yang bersifat non-akademik (kecerdasan emosi, semangat, ambisi, empati, dll). Contoh dari softskill misalnya cara berkomunikasi, cara memimpin, dll
  3. Idealisme: Idealisme adalah kemampuan untuk mengevaluasi berdasarkan pemahaman akan kebenaran ilmiah sesuai prinsip yang dimiliki. Jika tidak ada bukti-bukti ilmiah, maka hal tersebut akan kembali kepada kepercayaan pribadi. Setiap mahasiswa kadang memiliki suatu idealisme yang berbeda dari masyarakat lainnya, sehingga idealisme ini menjadi salah satu identitas dari seorang mahasiswa.


Peran Mahasiswa:

Mahasiswa berperan penting dalam berkontribusi menjadi dan mendidik generasi penerus bangsa dan mengembangkan potensi.

  • Mahasiswa sebagai Agent Of Change: Kita tidak hanya menjadi penggagas perubahan, melainkan menjadi objek atau pelaku dari perubahan tersebut. Agent of Change ( pembawa perubahan) adalah kombinasi-kombinasi potensi yang dimiliki mahasiswa seperti kritis, idealis, kreatif dan independen, dapat membuat suatu gerakan yang membawa sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Contohnya pergerakan yang terkenal adalah Budi Utomo.
  • Mahasiswa sebagai Social Control: Peran mahasiswa sebagai social control terjadi ketika ada hal yang tidak beres atau ganjil dalam masyarakat. Kita sebagai mahasiswa seharusnya menumbuhkan jiwa kepedulian social yang peduli terhadap masyrakat karena kita adalah bagian dari mereka. Kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan dengan demo atau turun kejalan saja. Melainkan dari pemikiran/ide cemerlang mahasiswa, diskusi-diskusi, atau memberikan bantuan moril dan materil kepada masyarakat dan bangsa kita.
  • Mahasiswa sebagai Iron Stock: Mahasiswa sebagai iron stock berarti mahasiswa seoarang calon pemimpin bangsa masa depan yang akan menggantikan generasi yang telah ada. Lantas sekarang apa yang bisa kita lakukan dalam memenuhi peran iron stock tersebut? Mahasiswa tidak cukup jika hanya duduk mendengarkan dosen dalam ruangan perkuliahan, perlu adanya soft skill seperti leadership.
    Beberapa Masalah Mahasiswa:
    • Apatis = bersifat acuh tak acuh atau tidak peduli.
    • Pragmatis = mengutamakan kepraktisan untuk mencapai goal-nya.
    • Individualis = mementingkan diri sendiri.
    • Hedon = hidup mewah dan suka bersenang-senang.
    Mahasiswa ideal adalah mahasiswa yang berprestasi, berorganisasi, dan berbudi pekerti. Jadi, selain organisatoris dan akademisi, mahasiswa ideal wajib berbudi pekerti.  Dengan budi pekerti yang baik, kita bisa memiliki banyak teman. Dengan budi pekerti yang baik, ketidaksukaan orang dapat dihapuskan. Dengan budi pekerti yang baik, hati atasan dapat dibuat terkesan. Dengan budi pekerti yang baik, bantuan dan pertolongan orang lain mudah didapatkan. Inilah hebatnya budi pekerti, sehingga bila hal ini tidak ada, maka dua hal di atas menjadi tidak berarti.

    Di ilmu hubungan internasional, banyak hal yang dapat kita kaji secara ilmiah. Persepak bolaan dunia, mendunianya Kpop, dsb dapat dikaji secara ilmiah tergantung dengan bagaimana kita memandang isu isu tersebut. Bahkan fashion dunia pun dapat kita buat sebagai bahan skripsi kita nanti. Cukup dengan mengembangkan passion kita dan terus mengasah pemikiran kita, kita dapat menjadi mahasiswa yang ideal. 

    di ambil dari beberapa sumber

Sejarah Pergerakan Mahasiswa

Sejarah Pergerakan Mahasiswa

Pada era 1908

20 Mei 1908: budi utomo
Budi Utomo merupakan sebuah organisasi pelajar yang didirikan oleh Dr.Sutomo dan para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding voor Inlandsche Arsten) yaitu Goenawan, Dr.Cipto Mangoenkeosoemo dan Soeraji serta R.T Ario Tirtokusumo, yang didirikan di Jakarta pada 20 Mei 1908. Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, kebudayaan serta tidak bersifat politik.
Sejak tahun 1915 organisasi Budi Utomo bergerak di bidang politik. Gerakan nasionalisme Budi Utomo yang berciri politik dilatari oleh berlangsungnya Perang Dunia I. Peristiwa Perang Dunia I mendorong pemerintah kolonial Hindia-Belanda memberlakukan milisi bumiputera, yaitu wajib militer bagi warga pribumi.
20 Mei juga diperingati sebagai Hari kebangkitan nasional.


Pada era 1928

Tahun 1928 :

 para pemuda membentuk kelompok studi yang di ketuai oleh Sutomo dan kelompok studi umum yang didirikan oleh satu-satunya lulusan teknik pada saat itu yakni Ir.Soekarno. Saat itu digalakkan dan di-ikrar kan lah suatu sumpah oleh para pemuda, yang ke kinian disebut sumpah pemuda dan diperingati pada setiap 28 Oktober. Pada tahun tersebut di bentuklah pula suatu organisasi yang disingkat PPPI atau Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia, mereka mendelegasikan kongres pemuda pertama dan mengumpulkan seluruh pemuda Indonesia dan bersama-sama mengikrarkan sumpah pemuda. 

Pada era 1945

disitulah indonesia merdeka dan banyak yang di lalui indonesia pada saat sebelum indonesia merdeka adanya peristiwa rengasdenglok dan disitulah muncul pertentangan antara kaum muda dan kaum tua yang akhirnya di culiknya Ir soekaarno. golongan muda menginginkan
agar proklamasi kemerdekaan segera dikumandangkan. Sedangkan golongan tua menginginkan proklamasi kemerdekaan harus dirapatkan dulu dengan anggota PPKI.Lalu terjadilah “penculikan” yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan Menteng) terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 agustus 1945. Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi Indonesia. Rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta harus diamankan dari pengaruh jepang

Pada Era 1966

Dikenal dengan istilah angkatan 66, gerakan ini awal kebangkitan gerakan mahasiswa secara nasional, dimana sebelumnya gerakan-gerakan mahasiswa masih bersifat kedaerahan.
Angkatan 66 mengangkat isu Komunis sebagai bahaya laten Negara. Gerakan ini berhasil membangun kepercayaan masyarakat untuk mendukung mahasiswa menentang Komunis yang ditukangi oleh PKI (Partai Komunis Indonesia). Dalam aksinya menentang PKI dan keprihatinan nya pada keadaan rakyat pada masa itu, mahasiswa turun ke jalan dan melakukan protes dengan tritura: Bubarkan PKI, Rombak Kabinet Dwikora, turunkan Harga.
Dukungan terhadap gerakan mahasiswamulai mengalir dari berbagai parpol, ormas, dan konstrad. Lalu pada 11 Maret 1966 dikeluarkan lah SUPERSEMAR dari President Soekarno kepada penerima mandat Soeharto. Peralihan ini menandai berakhirnya ORLA (orde lama) dan berpindah kepada ORBA (orde baru). Pada saat itu juga PKI dibubarkan. Angkatan 66 pun mendapat hadiah yaitu dengan banyaknya aktivis 66 yang duduk dalam kabibet pemerintahan ORBA.

 Pada Era 1998

Gerakan mahasiswa era sembilan puluhan mencuat dengan tumbangnya Orde Baru dengan ditandai lengsernya Soeharto dari kursi kepresidenan, tepatnya pada tanggal 12 mei 1998.
Gerakan mahasiswa tahun sembilan puluhan mencapai klimaksnya pada tahun 1998, diawali dengan terjadi krisis moneter di pertengahan tahun 1997. Harga-harga kebutuhan melambung tinggi, daya beli masyarakat pun berkurang. Mahasiswa pun mulai gerah dengan penguasa ORBA, tuntutan mundurnya Soeharto menjadi agenda nasional gerakan mahasiswa. Gerakan mahasiswa dengan agenda REFORMASI nya mendapat simpati dan dukungan yang luar biasa dari rakyat. Mahasiswa menjadi tumpuan rakyat dalam mengubah kondisi yang ada, kondisi dimana rakyat sudah bosan dengan pemerintahan yang terlalu lama, 32 tahun.
Simbol Rumah Rakyat yaitu Gedung DPR/MPR menjadi tujuan utama mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia, seluruh komponen mahasiswa dengan berbagai atribut almamater dan kelompok semuanya tumpah ruah di Gedung Dewan ini, tercatat FKSMJ (Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta), FORBES (Forum Bersama), KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) dan FORKOT (Forum Kota). Elemen mahasiswa yang berbeda paham dan aliran dapat bersatu dengan satu tujuan : Turunkan Soeharto.
Memang lengser nya Soeharto seolah menjadi tujuan utama pada gerakan mahasiswa sehingga ketika pemerintahan berganti, isu utama kembali kepada kedaerahan masing-masing.
REFORMASI terus bergulir, perjuangan mahasiswa tidak akan pernah berhenti sampai disini. Perjuangan dari masa ke masa akan tumbuh jika Penguasa tidak berpihak kepada rakyat.